Her Fisherman and His Fish

Selasa, 20 Januari 2015
Tepat Pukul 14.12 WIB


I wonder how it feels to meet him once, and we make conversation like this.

 "Aku bukanlah nelayan yang gemar mencari ikan, begitupun kamu bukanlah ikan yang mudah terjala oleh jaring nelayan. Lalu, bagaimana kita dapat saling menemukan? Apakah aku yang harus rajin mencari ikan, atau kamu yang harus mudah tertangkap nelayan?"
 Dia memulai percakapan perdana kami kali ini.

"Kamu tidak perlu mencari, untuk menemukan. Sebagaima aku yang tidak perlu menunggu untuk dijemput. Belajarlah menjadi nelayan yang baik dan bijaksana dalam menggunakan jaringnya. Jangan sampai menggunakan pukat harimau, itu dapat membunuh ikan lainnya, mungkin akupun akan ikut terbunuh tanpa kau sadari. Tak usah terburu-buru ingin segera mendapatkan ikan. Sebagaimana aku yang tidak akan terburu-buru meninggalkan lautan. Aku akan selalu menghindari jaring-jaring dari nelayan lain, karena aku yakin suatu saat nanti aku akan terjala oleh jaringmu. Dan kita akan sama-sama saling menemukan."
 Jawabku kepadanya melewati telepati perdana ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Stuck with Them

Sorry, I've already woke up.